Berapa Biaya Sertifikasi Halal Terbaru Tahun 2026? Ini Rincian Lengkapnya – Bagi pelaku usaha makanan, minuman, kosmetik, obat, hingga produk kebutuhan sehari-hari, sertifikasi halal kini menjadi salah satu dokumen penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Banyak konsumen semakin memperhatikan status halal suatu produk sebelum melakukan pembelian, sehingga kepemilikan sertifikat halal dapat menjadi nilai tambah bagi perkembangan bisnis.
Namun, masih banyak pelaku usaha yang bertanya, berapa biaya sertifikasi halal terbaru tahun 2026? Apakah semua usaha harus membayar dengan nominal yang sama? Apakah UMKM masih mendapatkan program sertifikasi halal gratis?
Jawabannya, biaya sertifikasi halal tidak memiliki satu tarif yang sama untuk semua bisnis. Besarnya biaya dipengaruhi oleh skala usaha, jenis produk, jumlah produk yang didaftarkan, serta metode sertifikasi halal yang digunakan.
Pada tahun 2026, pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) masih menyediakan beberapa pilihan skema sertifikasi halal yang dapat disesuaikan dengan kondisi usaha, mulai dari program gratis bagi UMK tertentu hingga skema reguler untuk usaha dengan proses produksi yang lebih kompleks.
Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Biaya Sertifikasi Halal 2026?
Sebelum mengetahui perkiraan biaya sertifikasi halal, pelaku usaha perlu memahami bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda. Hal inilah yang membuat biaya pengurusan sertifikasi halal tidak selalu sama.
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi biaya antara lain:
1. Skala Usaha yang Mengajukan Sertifikasi Halal
Ukuran bisnis menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan biaya sertifikasi halal.
Usaha mikro dan kecil biasanya memiliki proses yang lebih sederhana dibandingkan perusahaan besar karena jumlah produk, bahan baku, serta fasilitas produksinya lebih terbatas.
Sementara itu, usaha menengah dan besar membutuhkan pemeriksaan yang lebih detail karena biasanya memiliki:
- Jumlah produk lebih banyak.
- Banyak variasi bahan baku.
- Jaringan produksi atau cabang yang lebih luas.
- Sistem pengawasan halal yang lebih kompleks.
2. Jenis Produk yang Didaftarkan
Tidak semua produk memiliki tingkat pemeriksaan yang sama.
Produk dengan bahan sederhana dan risiko rendah dapat melalui proses yang lebih mudah. Namun, produk yang menggunakan banyak bahan tambahan, bahan impor, atau memiliki proses produksi kompleks membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam.
Contohnya, produk makanan dengan satu jenis bahan utama tentu berbeda prosesnya dengan produk olahan yang menggunakan berbagai bahan tambahan.
3. Pilihan Skema Sertifikasi Halal
Pada tahun 2026 terdapat beberapa pilihan jalur sertifikasi halal yang dapat digunakan sesuai kondisi usaha.
Secara umum, pelaku usaha dapat memilih skema sertifikasi halal gratis melalui program pemerintah bagi usaha tertentu atau menggunakan skema reguler dengan proses pemeriksaan yang lebih lengkap.
Pemilihan skema yang tepat dapat membantu pelaku usaha menyesuaikan kebutuhan biaya dan proses yang harus dijalankan.
Berapa Biaya Sertifikasi Halal Gratis Tahun 2026?
Bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), pemerintah menyediakan program Sertifikasi Halal Gratis melalui skema self declare.
Melalui program ini, pelaku usaha yang memenuhi persyaratan tertentu dapat memperoleh sertifikat halal tanpa membayar biaya pengajuan.
Biaya sertifikasi halal self declare: Rp0 (gratis).
Namun, tidak semua produk dapat menggunakan jalur gratis ini. Terdapat beberapa ketentuan yang harus dipenuhi, seperti:
- Usaha masuk kategori mikro atau kecil.
- Produk memiliki risiko rendah.
- Bahan yang digunakan telah dipastikan kehalalannya.
- Proses produksi memenuhi ketentuan yang berlaku.
- Memenuhi persyaratan administrasi sertifikasi halal.
Sebagai contoh, UMKM makanan sederhana dengan bahan yang jelas asal-usulnya dan proses produksi yang mudah dikontrol dapat berpotensi menggunakan skema ini.

Berapa Biaya Sertifikasi Halal Reguler Tahun 2026?
Apabila usaha tidak memenuhi persyaratan self declare, maka proses sertifikasi halal dilakukan melalui skema reguler.
Dalam skema reguler, biaya sertifikasi halal terdiri dari beberapa komponen, seperti biaya pendaftaran, pemeriksaan atau audit oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), serta proses penetapan sesuai mekanisme yang berlaku.
Berikut perkiraan biaya sertifikasi halal reguler:
1. Sertifikasi Halal Reguler untuk UMK
Untuk usaha mikro dan kecil yang menggunakan skema reguler, perkiraan biaya mulai sekitar:
Rp650.000
Biaya tersebut dapat mencakup komponen seperti:
- Biaya layanan BPJPH.
- Biaya pemeriksaan oleh LPH.
Nominal tersebut dapat berubah tergantung kondisi pengajuan dan kebutuhan pemeriksaan.
2. Sertifikasi Halal untuk Usaha Menengah
Untuk kategori usaha menengah, biaya sertifikasi halal umumnya lebih tinggi karena proses pemeriksaan lebih kompleks.
Perkiraan biaya:
Rp5.000.000 hingga Rp8.000.000
Besarnya biaya dapat dipengaruhi oleh jumlah produk, bahan yang digunakan, serta cakupan pemeriksaan halal.
3. Sertifikasi Halal untuk Usaha Besar
Perusahaan besar dengan jumlah produk banyak atau sistem produksi yang lebih kompleks biasanya membutuhkan proses audit yang lebih luas.
Perkiraan biaya:
Rp10.000.000 hingga Rp12.500.000 atau lebih
Biaya dapat berbeda tergantung jumlah lokasi produksi, jumlah produk, serta kebutuhan pemeriksaan tambahan.
Apakah Biaya Sertifikasi Halal Sudah Termasuk Jasa Pengurusan?
Perlu dipahami bahwa biaya resmi sertifikasi halal berbeda dengan biaya jasa pendampingan.
Biaya resmi merupakan biaya yang berkaitan dengan proses pengajuan dan pemeriksaan sertifikasi halal melalui jalur yang ditentukan.
Sedangkan jasa pengurusan sertifikasi halal membantu pelaku usaha menyiapkan seluruh kebutuhan agar proses berjalan lebih mudah.
Banyak pelaku usaha menggunakan jasa pendamping karena kendala yang sering muncul bukan hanya terkait biaya, tetapi juga persiapan dokumen dan pemahaman proses sertifikasi.
Beberapa kendala yang sering terjadi antara lain:
- Dokumen bahan belum lengkap.
- Data produk tidak sesuai.
- Sistem jaminan halal belum tersedia.
- Belum memahami persiapan sebelum audit.
- Kesulitan melakukan perbaikan setelah pemeriksaan.
Dengan pendampingan yang tepat, risiko kesalahan administrasi dapat diminimalkan.
Jasa Pengurusan Sertifikasi Halal PERMATAMAS
Bagi pelaku usaha yang ingin mengurus sertifikasi halal dengan proses yang lebih praktis dan terarah, PERMATAMAS hadir sebagai jasa pengurusan sertifikasi halal yang siap mendampingi dari awal hingga sertifikat halal terbit.
Kami membantu berbagai kebutuhan sertifikasi halal mulai dari:
- Penyusunan dokumen sertifikasi halal.
- Pembuatan dan penerapan sistem jaminan halal.
- Pemeriksaan kesiapan dokumen dan bahan baku.
- Pengarahan sebelum proses audit.
- Pendampingan saat audit berlangsung.
- Pendampingan hingga sertifikat halal diterbitkan.
PERMATAMAS memberikan garansi 100% uang kembali apabila proses gagal akibat kesalahan dari pihak kami.
Dengan pendampingan yang sistematis, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnis tanpa harus menghadapi proses sertifikasi halal yang rumit sendiri.
Jika Anda ingin mengetahui estimasi biaya sertifikasi halal terbaru tahun 2026 sesuai jenis usaha dan produk yang dimiliki, konsultasikan kebutuhan Anda bersama PERMATAMAS.
KONSULTASI GRATIS
PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555
FAQ Biaya Sertifikasi Halal 2026
1. Apakah sertifikasi halal tahun 2026 masih gratis?
Ya, pemerintah masih menyediakan program sertifikasi halal gratis bagi UMK yang memenuhi persyaratan melalui skema self declare.
2. Berapa biaya sertifikasi halal reguler untuk UMK?
Perkiraan biaya sertifikasi halal reguler UMK mulai sekitar Rp650.000, tergantung proses dan kebutuhan pemeriksaan.
3. Apakah usaha besar memiliki biaya sertifikasi halal yang lebih mahal?
Ya, usaha besar biasanya membutuhkan proses pemeriksaan lebih kompleks sehingga biayanya dapat mencapai Rp10 juta hingga Rp12,5 juta atau lebih.
4. Apa yang membuat biaya sertifikasi halal berbeda setiap usaha?
Perbedaan biaya dipengaruhi oleh skala usaha, jumlah produk, bahan baku, lokasi produksi, dan skema sertifikasi yang digunakan.
5. Apakah jasa pengurusan sertifikasi halal membantu sampai sertifikat terbit?
Ya, jasa pengurusan seperti PERMATAMAS membantu mulai dari persiapan dokumen, sistem jaminan halal, pengarahan pra audit, pendampingan audit, hingga sertifikat halal terbit.
